Merobek, Lalu Membakar Dan Kenc!ng! 4l-Qur4n, Wanita Ini Langsung Mendapat Az4b Dari All4h

Menu Atas

Recent Posts

IKLAN RENPONSIF

Merobek, Lalu Membakar Dan Kenc!ng! 4l-Qur4n, Wanita Ini Langsung Mendapat Az4b Dari All4h

Dengan tatapan dingin, wanita muda itu menunjukkan sebuah buku bersampul biru, berukuran lebih besar dari buku saku. Rupanya itu adalah Al-Qur’an. Berlatar bendera Slovakia di dalam kawasan

bersemak – seperti hutan, wanita itu perlahan merobek-robek lembaran kitab suci milik umat Islam.
Sebuah kalimat terlontar dari mulutnya. Pernyataan perang terhadap umat muslim yang ia sebut parasit dan mesti dimusnahkan. Sambil berjongkok di atas tanah bersalju, wanita berbaju hitam dan bersayl putih itu asyik menyobek kertas dengan tulisan Arab.
Kemudian adegan lebih menjijikkan lagi terjadi. Wanita itu menurunkan celananya dan kemudian mengencingi Al-Qur’an. Di hadapan kamera ia tak canggung melakukan itu.

Lantas sobekan-sobekan Al-Qur’an yang terserak di tanah ia pungut, dan ia siramkan bensin ke atasnya, lantas ia sulutkan api.
“Aku akan memburu kalian semua, satu langkah demi langkah. Tidak peduli apakah ia wanita, anak-anak atau siapa saja yang bertemu dengan saya di jalan,” kecamnya kepada umat muslim yang tinggal di negaranya. Tatapan mata wanita itu terlihat bengis.
“Aku tidak peduli tentang keluhan pidana. Hal itu tidak akan menghentikanku. Aku punya pesan untuk semua orang, termasuk polisi, tidak ada yang bisa menghentikanku.”
Aksi wanita yang tidak diketahui namanya itu kemudian viral. Videonya menjadi bahan pembicaraan warga Slovakia. Kepolisian mengaku telah mendapat banyak laporan atas kelakuan wanita misterius tersebut. Penyelidikan dilakukan. Ada laporan masuk yang mengatakan wanita itu telah kabur ke Finlandia.
Islam telah menjadi agama terlarang di Slovakia dalam undang-undangan rancangan baru yang disetujui oleh mayoritas dua per tiga anggota di parlemen. Seperti dilansir dari The Independent, Selasa (6/12), undang-undang tersebut diajukan oleh Partai Nasional Slovakia (SNS) dan memiliki dukungan dari kedua belah pihak yang berkuasa maupun oposisi di parlemen.
Terdata sebanyak dua ribu muslim dari 5,4 juta warga di Slovakia. Dan tak ada masjid di negara itu. Pada Mei tahun lalu, Perdana Menteri Slovakia Robert Fico mengatakan Islam tidak memiliki tempat di negara tersebut. Sebab, mayoritas penduduk Slovakia sebanyak 62 persen memeluk agama Katolik Roma.
Sumber: wajada.net
With a cold look, the young woman showed a blue-bound book, larger than a pocket book. Apparently it is the Qur'an. Set in the Slovak flag in the regionbushy - like a forest, the woman slowly tore up the pages of the holy book of Muslims. A sentence came out of his mouth. The declaration of war on Muslims which he called parasites and must be destroyed. While crouching on the snowy ground, the woman in black and white dress was busy tearing the paper with Arabic script. Then even more disgusting scenes occur. The woman lowered her pants and then peed on the Qur'an. In front of the camera he was not awkward to do that.Then he picks up the pieces of the Qur'an scattered on the ground, and he rubs gasoline on it, then he ignites the fire. "I will hunt you all, one step at a time. It doesn't matter if she is a woman, a child or anyone who meets me on the street, "he denounced the Muslims who live in his country. The look in the woman's eyes was cruel. "I don't care about criminal complaints. That will not stop me. I have a message for everyone, including the police, nothing can stop me. " The action of the woman whose name was unknown was then viral. The video is the subject of conversation among Slovaks. Police claim to have received many reports of the mysterious woman's behavior. An investigation was conducted. There were reports coming in that said the woman had fled to Finland. Islam has become a forbidden religion in Slovakia in a new draft law approved by a two-thirds majority of members in parliament. As reported by The Independent on Tuesday (6/12), the law was proposed by the Slovak National Party (SNS) and has the support of both the ruling and opposition parties in parliament. Recorded as many as two thousand Muslims from 5.4 million citizens in Slovakia. And there is no mosque in the country. In May last year, Slovak Prime Minister Robert Fico said Islam had no place in the country. Because, the majority of Slovak population as much as 62 percent embraced Roman Catholicism.