Ketahuan Nikah Lagi, Suami T3was Disiram Istri Pertama Pakai Air Panas B3rikut Kronologinya

Menu Atas

Recent Posts

IKLAN RENPONSIF

Ketahuan Nikah Lagi, Suami T3was Disiram Istri Pertama Pakai Air Panas B3rikut Kronologinya

Bahtiar, lelaki berusia 28 tahun warga Desa Kapita, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, tewas usai disiram air panas oleh istrinya sendiri, Aminah (30).

Gara-garanya, Bahtiar diam-diam menikah lagi dengan perempuan lain. Aminah yang marah, akhirnya melakukan aksi tersebut.

Kapolsek Bangkala Iptu Bahtiar membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menceritakan, peristiwa penyiraman itu terjadi pada Sabtu (13/7) lalu.

”Saat itu, korban tengah tertidur di dalam kamarnya. Kemudian, Jumat (19/7) Bahtiar dinyatakan meninggal karena luka bakar,” kata Bahtiar seperti diberitakan Kabarmakassar.com—jaringan Suara.com, Senin (22/7/2019).

Ia menuturkan, pelaku kekinian telah ditangkap dan ditahan di Polres Jeneponto untuk proses hukum lebih lanjut.

Iptu Bahtiar mengatakan, kejadian penyiraman itu karena isteri (pelaku) cemburu. Bahtiar diam-diam telah menikah lagi dengan perempuan lain tanpa sepengetahuan Aminah.

Menurut Iptu Bahtiar, korban juga telah mengakui sudah menikah lagi dengan perempuan berinisial MA. Pernikahan itu berlangsung di Makassar pada 2018.

Lantaran sakit hati telah dikhianati, Aminah menaruh dendam hingga terjadilah penyiraman air panas.

“Korban saat itu sedang tidur di kamarnya. Kemudian pelaku memasak air di panci. Setelah air mendidih, dimasukkan ke dalam ember. Ember yang berisikan air panas itu diangkat masuk ke dalam kemudian ditumpahkan ke arah badan suaminya yang sedang tidur dan mengenai badan bagian depan,” kata Iptu Bahtiar.

Setelah kejadian tersebut, korban sempat mendapat perawat medis di Rumah Sakit Umum Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar.

“Namun beberapa hari tidak ada perubahan, sehingga pihak keluarga almarhum memutuskan untuk dibawa pulang ke rumahnya untuk diobati secara tradisional. Sekitar kurang lebih 6 hari diobati secara tradisional, korban meninggal dunia,” jelas Iptu Bahtiar.
A beneficiary can be a person, charity, business or trust. If the beneficiary is a person, they can be a relative, child, spouse, friend or anyone else you happen to know. As some agents like to say, you can even name your “secret lover” as a life insurance beneficiary. The only restriction is if you’re married and live in a common property state, also called community property states. There are 9 common property states: Arizona, California, Idaho, Louisiana, Nevada, New Mexico, Texas, Washington and Wisconsin. In these states, there are usually life insurance beneficiary rules that require your spouse to waive their rights if you want to designate someone else as beneficiary. While it’s not a legal or insurer restriction, we recommend that the policy owner, person insured and beneficiary are not all separate entities. This is because the IRS might view any proceeds from the death of the person insured as a gift from the policy owner to the beneficiary, meaning they can be taxed. Similarly, we don’t recommend that you make a creditor a life insurance beneficiary, as is common with credit life insurance policies. Instead, designate the beneficiary as the person who would pay a debt. For example, by making your spouse the beneficiary, they can decide whether to use the death benefit to pay the mortgage (and continue living in the house) or for a more pressing expense. What Happens if You Don’t Have a Life Insurance Beneficiary? If you don’t name a life insurance beneficiary, or all your beneficiaries pass away before you do, your estate becomes the beneficiary. This means the life insurance proceeds go into estate probate, a long legal process during which your debts are settled and your estate is divided. Since estate probate can take months and creditors can come after the life insurance death benefit, we recommend naming beneficiaries and keeping the list regularly updated. Otherwise, your family may not receive money when they need it (to cover your funeral, for example) or their payout might be reduced. This is also why, while you can name your estate as a beneficiary, we don’t recommend this option.