Nama adalah doa. Begitu keinginan orangtua yang memberikan nama berharap akan
mewakili cita-cita orang tua pada anak, utamanya menjadi anak yang berbakti dan sukses di dunia dan akhirat.

Pemberian nama merupakan sebuah hal penting yang harus diperhatikan oleh orang tua untuk buah hatinya, dan sebagai perwujudan harapan tadi, orangtua harus memberikan nama yang baik untuk anaknya.
Ada beberapa nama yang terdengar indah namun ternyata nama-nama ini dilarang di dalam Islam. Hal ini dikarenakan nama-nama tersebut memiliki arti dan makna yang sangat tidak baik bagi sang buah hati. Dan ditakutkan pula jika nanti dapat mendatangkan keburukan di kemudian hari. Dikutip dari palingyunik.blogspot.id, inilah 5 nama yang terlarang dalam Islam dan jangan diberikan kepada buah hati anda kelak.
Beberapa diantaranya bahkan banyak digunakan dimasa kini, pasalnya bukan hanya orang biasa namun nama-nama ini juga banyak digunakan oleh para artis, sehingga kebanyakan orang pun menirunya.
1. Zaqwan atau Zaquan yang berarti anak jin2. Qistina atau Kristina yang berarti penghulu jin3. Balqis yang berarti ketua jin4. Haikal atau Haiqal yang berarti tengkorak5. Badrisha atau badlisha atau Herisa
Oleh sebab itu bagi seseorang yang memiliki nama-nama ini hendaknya bersegera untuk mengganti nama. Akan tetapi, apabila tidak memungkinkan maka cukup untuk mengganti nama panggilannya saja. Misalnya seseorang yang bernama Ratu Balqis dan selama ini dipanggil Balqis maka hendaknya mengganti nama panggilan menjadi Ratu.
Namun segala sesuatunya kembali kepada Allah SWT, sebab Dia-lah yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa. Dan hal ini hanyalah sebagai sebuah peringatan bagi para orang tua untuk memberikan nama yang baik dan memiliki arti yang baik pula serta menghindari penggunaan nama-nama yang bermakna buruk.
Bahkan hal ini pernah dilakukan di zaman Rasulullah SAW. Dimana pada saat itu beliau mengganti nama anak perempuan Umar yang bernama ‘Asiah menjadi Jamilah.
Sebagaimana disebutkan dari Ibn Umar bahwa, “Anak perempuan Umar dinamakan dengan nama ‘Asiah (wanita yang durhaka), lalu dinamakan oleh Rasulullah SAW dengan Jamilah (cantik).” (HR. Tirmidzi dan Ibn Majah)
Kemudian Rasulullah SAW pernah menukar nama seseoramg yang bernama Abdul Hajar menjadi Abdullah. Dan seseorang yang bernama ‘Asi menjadi Muti’. Sebagaimana diceritakan dari Aisyah ra bahwa, “Rasulullah SAW telah menukar nama-nama yang buruk.” (HR. Tirmidzi)
Oleh sebab itu hendaknya bagi para orang tua berikanlah nama yang baik bagi anak-anak Anda. Bukan hanya memberi nama yang enak di dengar, namun hendaknya memiliki arti yang baik pula. Sebab suatu hari nanti ketikaseseorang meninggal dunia dan ruhnya diangkat maka para Malaikat akan menyebutkan namanya.
mewakili cita-cita orang tua pada anak, utamanya menjadi anak yang berbakti dan sukses di dunia dan akhirat.

Pemberian nama merupakan sebuah hal penting yang harus diperhatikan oleh orang tua untuk buah hatinya, dan sebagai perwujudan harapan tadi, orangtua harus memberikan nama yang baik untuk anaknya.
Ada beberapa nama yang terdengar indah namun ternyata nama-nama ini dilarang di dalam Islam. Hal ini dikarenakan nama-nama tersebut memiliki arti dan makna yang sangat tidak baik bagi sang buah hati. Dan ditakutkan pula jika nanti dapat mendatangkan keburukan di kemudian hari. Dikutip dari palingyunik.blogspot.id, inilah 5 nama yang terlarang dalam Islam dan jangan diberikan kepada buah hati anda kelak.
Beberapa diantaranya bahkan banyak digunakan dimasa kini, pasalnya bukan hanya orang biasa namun nama-nama ini juga banyak digunakan oleh para artis, sehingga kebanyakan orang pun menirunya.
1. Zaqwan atau Zaquan yang berarti anak jin2. Qistina atau Kristina yang berarti penghulu jin3. Balqis yang berarti ketua jin4. Haikal atau Haiqal yang berarti tengkorak5. Badrisha atau badlisha atau Herisa
Oleh sebab itu bagi seseorang yang memiliki nama-nama ini hendaknya bersegera untuk mengganti nama. Akan tetapi, apabila tidak memungkinkan maka cukup untuk mengganti nama panggilannya saja. Misalnya seseorang yang bernama Ratu Balqis dan selama ini dipanggil Balqis maka hendaknya mengganti nama panggilan menjadi Ratu.
Namun segala sesuatunya kembali kepada Allah SWT, sebab Dia-lah yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa. Dan hal ini hanyalah sebagai sebuah peringatan bagi para orang tua untuk memberikan nama yang baik dan memiliki arti yang baik pula serta menghindari penggunaan nama-nama yang bermakna buruk.
Bahkan hal ini pernah dilakukan di zaman Rasulullah SAW. Dimana pada saat itu beliau mengganti nama anak perempuan Umar yang bernama ‘Asiah menjadi Jamilah.
Sebagaimana disebutkan dari Ibn Umar bahwa, “Anak perempuan Umar dinamakan dengan nama ‘Asiah (wanita yang durhaka), lalu dinamakan oleh Rasulullah SAW dengan Jamilah (cantik).” (HR. Tirmidzi dan Ibn Majah)
Kemudian Rasulullah SAW pernah menukar nama seseoramg yang bernama Abdul Hajar menjadi Abdullah. Dan seseorang yang bernama ‘Asi menjadi Muti’. Sebagaimana diceritakan dari Aisyah ra bahwa, “Rasulullah SAW telah menukar nama-nama yang buruk.” (HR. Tirmidzi)
Oleh sebab itu hendaknya bagi para orang tua berikanlah nama yang baik bagi anak-anak Anda. Bukan hanya memberi nama yang enak di dengar, namun hendaknya memiliki arti yang baik pula. Sebab suatu hari nanti ketikaseseorang meninggal dunia dan ruhnya diangkat maka para Malaikat akan menyebutkan namanya.
Bahkan setiap melewati sekelompok Malaikat, mereka akan bertanya, “Ruh siapakah yang menyebarkan bau harum ini?” Dan para malaikat yang membawa ruh manusia tersebut akan menjawab, “Ini adalah ruh fulan bin fulan,” sambil mereka menyebutkan nama-nama panggilannya yang terbaik yang biasa dipanggilkan kepadanya ketika di dunia.
Namun selain itu, ada beberapa nama lain yang juga harus dihindari saat pemberian nama diantaranya.
A
Abiqah = Hamba yang lari dari tuannya
Afinah = Yang bodoh
Amah = Hamba suruhan perempuan
Asiah = Wanita yang derhaka
Asyar = Paling jahat
Asyirah = Yang tidak bersyukur atas nikmat
Aznie = Aku berzina
B
Baghiah = Yang zalim, jahat
Bahimah = Binatang
Bakiah = Yang menangis, merengek
Balidah = Yang bodoh, bebal
Batilah = Yang batil, tidak benar
D
Dahisyah = Goncang, stress
Dahriyah = Yang mempercayai alam wujud dengan sendirinya
Dami’ah = Yang mengalir air matanya
Daniyah = Yang lemah dan hina
F
Faji’ah = Kecelakaan
Fajirah = Yang jahat, yang berdosa
Fasidah = Yang rosak, yang binasa
Fasiqah = Yang jahat, si fasik
Fasyilah = Gagal, kalah
G
Ghafilah = Yang lalai, yang leka
Ghaibah = Hilang
Ghailah = Kecelakaan, bencana
Ghamitah = Yang tidak mensyukuri nikmat
Ghasibah = Perampas, perompak
Namun selain itu, ada beberapa nama lain yang juga harus dihindari saat pemberian nama diantaranya.
A
Abiqah = Hamba yang lari dari tuannya
Afinah = Yang bodoh
Amah = Hamba suruhan perempuan
Asiah = Wanita yang derhaka
Asyar = Paling jahat
Asyirah = Yang tidak bersyukur atas nikmat
Aznie = Aku berzina
B
Baghiah = Yang zalim, jahat
Bahimah = Binatang
Bakiah = Yang menangis, merengek
Balidah = Yang bodoh, bebal
Batilah = Yang batil, tidak benar
D
Dahisyah = Goncang, stress
Dahriyah = Yang mempercayai alam wujud dengan sendirinya
Dami’ah = Yang mengalir air matanya
Daniyah = Yang lemah dan hina
F
Faji’ah = Kecelakaan
Fajirah = Yang jahat, yang berdosa
Fasidah = Yang rosak, yang binasa
Fasiqah = Yang jahat, si fasik
Fasyilah = Gagal, kalah
G
Ghafilah = Yang lalai, yang leka
Ghaibah = Hilang
Ghailah = Kecelakaan, bencana
Ghamitah = Yang tidak mensyukuri nikmat
Ghasibah = Perampas, perompak
Ghawiah = Yang sesat, yang mengikut hawa nafsu HHaqidah = Yang dengkiHasidah = Yang hasadHazinah = Yang sedih JJafiah = Yang tidak suka berkawanJariah = Hamba suruhan perempuan KKafirah = Yang kafir, yang ingkarKaibah = Yang sedihKamidah = Yang hiba, yang sangat berdukaKazibah = Pendusta, pembohongKhabithah = Yang jahat, yang kejiKhali’ah = Yang tidak segan silu, mengikut hawa nafsuKhamrah = ArakKhasirah = Yang rugiKhati’ah = Yang bersalah, yang berdosa LLahab = Bara apiLahifah = Yang sedih, menyesal dan dizalimiLa’imah = Yang tercelaLainah = Yang terkutuk MMajinah = Yang bergurau senda tanpa perasaan maluMaridah = Yang menderhakaMusibah = Celaka, bencana, kemalangan NNariah = ApiNasyizah = Yang menderhaka dan melawan suami QQabihah = Yang buruk, hodohQasitah = Yang melampaui batasan dan menyeleweng dari kebenaranQatilah = Pembunuh RRajimah = Yang direjam, yang dilaknatRazani = Kepala zakar lelakiRazi’ah = Kecelakaan, musibahRazilah = Yang keji dan hina SSafih = Insan Manusia bodohSafilah = Yang rendah dan hinaSahiah = Yang pelupaSharrul / Sharru = JahatSakirah = PemabukSyafihah = Yang bodohSyani’ah = Yang burukSyaqiyah = Yang menderitaSyaridah = Yang diusirSyariqah = PencuriSyarisah = Yang buruk akhlakSyarrul Bariyyah = Sejahat-jahat manusia TTafihah = KarutTalifah = Yang rosak, yang binasaTalihah = Yang tidak baikTarikah = Anak dara tua WWahiah = Yang lemah, yang jatuh, yang burukWahimah = Yang lemahWahinah = PenakutWailah = Bencana, keburukanWajilah = PenakutWaqihah = Yang kurang sopan dan maluWasikhah = Yang kotorWasyiah = Yang mengumpat, yang mengadu dombakan orangWati/Waty = Nama Hindu/tiada maknaWathy / Wathi = Bersetubuh YYabisah = Yang kering, yang sedikit kebaikannyaYaisah = Yang berputus asa ZZalijah = KebinasaanZalilah = Yang hinaZalimah = Yang zalimZaniyah = Penzina, pelacurZufafah = Racun pembunuh Merasa artikel ini bermanfaat? Yuk bagikan juga ke teman-temanmu.